Uncategorized

Tips Cerdas untuk Memulai Investing Indonesia dalam Saham

memulai investing indonesia

Untuk berinvestasi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dalam investing Indonesia, yang memiliki peran utama adalah BKPM. Lembaga pemerintah non departemen Indonesia ini memiliki fungsi yang hanya bertugas untuk meningkatkan investasi baik dalam maupun luar negeri, namun, juga bertugas untuk mendapatkan investasi bermutu sehingga bisa membantu untuk mengurangi pengangguran dan memperbaiki kesenjangan sosial.

Salah satu jenis investasi yang bisa dilakukan adalah dengan berinvestasi saham. Saham merupakan bukti kepemilikan dari suatu perusahaan atau badan usaha. Saham yang Anda miliki membuktikan jika Anda merupakan salah satu pemilik dari perusahaan tersebut sesuai dengan besaran saham yang dimiliki. Berinvestasi saham dapat membawa keuntungan yang besar atau dapat pula membawa kerugian yang besar pula. Jika perusahaan berjalan dengan baik, maka akan membawa keuntungan yang tidak hanya untuk perusahaan namun juga untuk para pemegang saham.

Keuntungan yang diterima oleh para investor pada sebuah perusahaan saat investing Indonesia, ditentukan oleh keputusan suatu perusahaan dalam menghadapi masalah atau putusan. Keuntungan yang didapatkan investor didapatkan dari:

  • Capital Gain atau keuntungan yang berasal dari pertumbuhan nilai aset dan modal suatu perusahaan atau badan usaha.
  • Deviden atau keuntungan yang berdasarkan pada pembagian sebagian laba yang diperuntukkan bagi para pemegang saham di perusahaan tersebut.

Pada dasarnya, saham dibedakan menjadi 2 kategori utama. Pertama, saham biasa yang merupakan sertifikat atau surat yang berfungsi sebagai bukti dari kepemilikan suatu perusahaan. Pemilik saham ini memiliki hak untuk mendapatkan sebagian dari pendapatan tetap dan menanggung resiko kerugian yang dialami oleh suatu perusahaan. Karakteristik jenis saham ini adalah memiliki hak suara untuk memilih komisaris, hak didahulukan jika terdapat penerbitan saham baru, memiliki tanggung jawab yang terbatas tergantung pada jumlah investasi yang diberikan.

Kedua, saham preference atau saham stock yang merupakan saham yang pemiliknya memiliki hak yang lebih tinggi dibanding dengan saham biasa. Secara umum, karakteristik dari saham ini adalah gabungan dari obligasi dengan saham biasa yang dapat menghasilkan pendapatan tetap namun terkadang tidak mendapatkan hasil. Karakteristik preferred stock yaitu:

  • Memiliki tingkatan
  • Memiliki prioritas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan saham biasa dalam pembagian deviden.
  • Deviden kumulatif
  • Konvertibilitas yaitu dapat ditukar dengan saham biasa tergantung pada kesepakatan pemegang saham dengan organisasi penerbit.

Sebelum memulai untuk investing Indonesia,

Berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan untuk penanaman modal:

  • Jika ingin berinvestasi saham, sebaiknya mengenali perusahaan tersebut terlebih dahulu dengan mencari informasi selengkapnya untuk bahan pertimbangan.
  • Menjadi investor juga harus berpikiran seperti pengusaha yang rasional dan realistis serta mampu mempertimbangkan dan memikirkan kesempatan dan resiko yang dihadapi.
  • Jangan tergoda begitu saja dengan harga saham yang murah pada suatu perusahaan. Karena harga saham menjadi salah satu indikator dari perusahaan tersebut. Jika harga terlalu murah, maka besar kemungkinan perusahaan tersebut sedang dalam masalah.
  • Jangan terlalu berspekulasi dan takut mengambil resiko.
  • Jangan terlalu melakukan transaksi yang tidak hanya akan membawa beban psikologis karena harga pasar yang tidak tentu namun juga karena terdapat biaya transaksi.
  • Sebaiknya berinvestasi dalam jangka waktu tertentu terlebih dahulu sebelum melanjutkan berinvestasi ke waktu yang lebih lama dan dalam jumlah yang lebih besar.

Sebaiknya cermat dalam mengelola keuangan untuk menyeimbangkan pengeluaran dan pemasukan yang dapat terpengaruh karena investasi saham yang dilakukan.

Be the First to comment.

Leave a Reply