Keluarga

Ini Dia Manfaat Komunikasi Keluarga yang Penting untuk Diketahui

Related image

 

Dalam membina suatu rumah tangga, diperlukan komunikasi keluarga untuk menjaga agar rumah tangga tetap dalam kondisi yang harmonis. Selain, itu berkomunikasi juga memiliki manfaat yang lainnya. Yaitu pertama membantu dalam menyampaikan informasi. Dalam berumah tangga, saat masing-masing anggota keluarga, termasuk anak, memiliki masalah sendiri-sendiri dan kadang susah untuk menyampaikan masalah tersebut. Sehingga dengan berkomunikasi tersebut, bisa membantu untuk meminimalisir adanya kesalahpahaman antar anggota keluarga dan solusi bisa lebih cepat diperoleh.

 

Kedua adalah bisa membantu dalam memahami perasaan antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga yang lain. Terkadang, ada anggota keluarga yang enggan bicara kalau tidak diminta untuk bicara atau tidak dalam kondisi yang tepat sehingga dengan adanya komunikasi tersebut, bisa membantu dan mengerti apa yang dirasakan atau masalah yang dihadapi atau keinginan dari anggota keluarga Anda.

 

Ketiga adalah bisa membantu untuk menimbulkan sikap sosial dan peduli. Dengan komunikasi sesama keluarga, masing-masing anggota keluarga secara langsung membantu anggota keluarga yang lainnya untuk saling peduli ataupun melatih berekspresi dan berani untuk bicara. Karena hal tersebut, anak dan anggota keluarga yang lain terbiasa untuk berinteraksi dengan orang lain, mengungkapkan keinginannya dan berekspresi.

 

Manfaat lainnya dari berkomunikasi di dalam keluarga adalah:

 

  • Membantu orang tua untuk lebih mudah dalam mengontrol anak. Anak memiliki kehidupannya sendiri sehingga sering tidak ingin dikontrol apalagi dikekang. Dengan berkomunikasi tersebut, Anda bisa menempatkan diri Anda sebagai temannya dan secara tidak langsung bisa membantu mengontrol kehidupan anak Anda. Sehingga jika terjadi suatu masalah atau anak bertindak kurang baik, orang tua bisa memberikan nasehat dengan cara yang baik.
  • Memberikan ruang untuk anak agar bisa berkata jujur tanpa merasa terhakimi. Salah satu alasan mengapa anak enggan untuk berbicara jujur adalah karena tidak ingin disalahkan sebelum mengemukakan apa yang terjadi sebenarnya. Sehingga dengan komunikasi tersebut anak ataupun anggota keluarga yang lain bisa saling jujur.
  • Menyalurkan sikap dan sifat yang positif.
  • Memberikan dukungan secara moril pada anggota keluarga yang lainnya yang mengalami masalah atau sedang down.

 

Dengan melakukan komunikasi keluarga tersebut, masing-masing anggota keluarga bisa lebih memahami mengenai arti perbedaan dan menghargai satu sama lainnya walaupun ada perbedaan pendapat atau yang lainnya. Untuk berkomunikasi bisa melakukan beberapa cara dan salah satunya adalah mendekati secara pribadi anak atau anggota keluarga lainnya yang sedang mengalami masalah. Ajak bicara dengan baik-baik mengenai apa yang terjadi namun terlebih dahulu ciptakan suasana yang kondusif dan nyaman sehingga orang yang diajak bicara tidak merasa tertekan. Sembari mengajak bicara, jangan lupa berikan teh Sariwangi agar bisa lebih rileks sehingga bisa lebih enak untuk mengobrol.

 

Be the First to comment.

Leave a Reply