Cerita Inspiratif Anak Laki-laki Dengan Satu Tangannya

Cerita Inspiratif

Cerita Inspiratif Anak Laki-laki Dengan Satu Tangannya

Tipskeluarga.net – Setiap orang tua tentu menginginkan anak yang sempurna. Jaka, itulah nama salah seorang anak yang memiliki tangan sebelah. Hal ini bukan merupakan cacat yang dibawa oleh Jaka semenjak lahir. Ketika umur 5 tahun, Jaka mengalami kecelakaan dan tangan kirinya harus diamputasi. Kini Jaka sudah dewasa dan memiliki kehidupan yang sukses. Cerita inspiratif ini bermula dari kehidupan Jaka yang sangat berubah ketika ia belum terbiasa hidup dengan satu tangannya. Menginjak usia 6 tahun, Jaka ingin bersekolah. Jaka memang pernah mengalami rasa rendah diri yang luar biasa ketika baru diamputasi. Tidak mau makan, dan selalu ingin menyendiri di rumah.

Tapi, berkat semangat dari neneknya, ia kembali ceria. Jaka sendiri merupakan anak yatim piatu dan neneknya lah yang merawatnya dari bayi. Nenek Jaka tidak memiliki banyak harta, namun masih bisa membiayai sekolah Jaka dengan dagangan sayurannya setiap hari. Alkisah, Jaka mulai bersekolah di bangku Sekolah Dasar dan sering diejek temannya karena hanya memiliki satu tangan. Tidak banyak anak yang mau berteman dengannya, kecuali Danu. Danu merupakan teman sebangku Jaka yang selalu menolong Jaka. Selepas SD, mereka berpisah dan melanjutkan ke SMP dan SMA masing-masing. Danu yang datang dari keluarga berada melanjutkan kuliah di luar negeri.

Lain dengan Jaka, ia merasa kasihan kepada neneknya jika merengek untuk melanjutkan kuliah. Jaka merasa bingung untuk melakukan hal apa. Untuk melamar kerja pun, ia hanya memiliki satu tangan. Kini ia mulai bekerja di toko buku. Ia menjadi pelayan toko buku dan merasa bersyukur diterima disitu. Setiap hari, ia bekerja sambil membaca banyak hal dari buku-buku yang ada. Ia pun terinspirasi untuk melanjutkan kuliah kedokteran. Untuk diketahui, Jaka merupakan siswa terpandai di SMA nya dan sempat mendapatkan beasiswa namun tidak diambil karena tidak mau meninggalkan neneknya. Jaka pun mendaftarkan diri untuk mendapat beasiswa lagi dan bertekad untuk kuliah untuk membahagiakan neneknya. 6 tahun berlalu, kini Jaka pulang sebagai dokter umum yang ahli, meskipun hanya bertangan satu. Ia boyong neneknya menuju rumah barunya. Semangat Jaka tidak akan pernah mengalahkan keterbatasannya. Kini ia menjadi dokter sukses dan dapat membantu teman-temannya yang membutuhkan.

Baca juga: Berbagi Cerita Motivasi Hidup Bersama Orang-Orang Tercinta

Share