Manfaat Peran Ayah Dalam Merawat Buah Hati Sejak Bayi

Manfaat Peran Ayah Dalam Merawat Buah Hati Sejak Bayi

Saat anda memiliki buah hati, maka peran anda kali ini sudah bertambah. Jika sebelumnya anda hanya berperan sebagai seorang suami, kali ini anda berperan sebagai seorang ayah yang memiliki sebuah tanggung jawab besar dalam perkembangan buah hati. tugas merawat bayi bukan hanya dibebankan pada seorang ibu. Seorang ayah juga memiliki peran yang sama, yaitu mengurus dan merawat buah hati sejak bayi. Salah satu peran ayah yang sangat penting dan dapat dilakukan dengan segera adalah memandikan bayi.

Memandikan bayi merupakan rutinitas yang dapat dilakukan oleh seorang ibu dan ayah, namun kebanyakan ayah tidak mengetahui cara memandikan bayi dengan benar. Dalam hal ini, ibu harus mau mengajari ayah bagaimana cara memandikan bayi dengan telaten mulai dari cara memegang bayi, mengasuh dan memberi sabun secara halus dengan produk Zwitsal. Selama proses mandi, ayah harus membiasakan berkomunikasi dengan bayi seperti mengajaknya mengobrol dengan roman yang ceria. Setelah selesai memandikan bayi, ayah dapat belajar memijit bayi, menyelimutinya dengan handuk dan memakaikan baju yang membuatnya nyaman.

Jika seorang ayah mampu melakukan hal ini, maka anda akan menjadi ayah terbaik dan pasti akan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan anak. Secara umum biasanya peran ayah lebih banyak hanya mengajak jalan-jalan setelah anak tumbuh dewasa, padahal mengurus buah hati sejak bayi sebenarnya merupakan tugas ibu dan ayah secara bersama-sama. Kasih sayang ayah dan ibu kepada anak dikenalkan sejak bayi melalui sentuhan, suara dan pijatan. Berikut ini beberapa manfaat peran sang ayah dalam merawat bayi.

  1. Mendukung perkembangan motorik anak

Anak yang mendapatkan perawatan dari ayahnya mulai dari usia 0-6 bulan akan memiliki perkembangan motorik lebih baik dan lebih pesat dari anak lainnya yang tidak mendapatkan perawatan serupa.

  1. Menstimulus sistem pendengaran anak

Secara umum suara ayah memiliki frekuensi lebih rendah dari ibu. Hal ini dapat membuat anda mengenalkan berbagai suara pada anak. Semakin sering anda berkomunikasi dengan buah hati, maka sistem pendengaran anak akan semakin baik.

  1. Menstimulasi sistem peradaban

Sentuhan dan pegangan ayah berbeda dengan ibu. Jika ayah biasanya cenderung lebih menekan, sang ibu biasanya berbentuk sentuhan. Hal ini sangat baik untuk memperkenalkan sistem taktil pada buah hati.

Share