Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika bayi baru lahir

penanganan bayi baru lahir

penanganan bayi baru lahir

Saat yang terindah bagi sepasang pengantin baru adalah hari dimana hadirnya sang buah hati yang selama ini selalu didambakan kehadirannya di tengah-tengah keluarga kecilnya. Segala peralatan dan perawatan bayi yang dibutuhkan telah disiapkan ketika si bayi masih dalam kandungan. Begitu pun dalam penanganan bayi baru lahir, ibu dibekali dengan keterampilan merawat bayi baik dari buku panduan maupun dari nasihat orangtuanya.

Bagi ibu pemula memang perlu banyak belajar dari orang lain, tapi yang terpenting adalah yang akan kita alami dan bagaimana cara mengantisipasinya. Berikut beberapa faktor yang perlu ibu ketahui dalam penanganan bayi baru lahir yang benar.

  1. Bayi akan sering lapar yang ditandai dengan tangisan. Oleh karena itu ibu harus sabar untuk menyusuinya, karena bayi terbiasa di dalam kandungan mendapat asupan makanan dari plasenta secara terus-menerus. Jadi organ pencernaan bayi belum terbiasa lapar ketika lahir ke dunia.
  1. Bukan hanya saat lapar saja, bayi akan menangis ketika buang air besar dan kecil. Hal ini karena bayi merasa tidak nyaman dengan kondisi basah. Segeralah mengganti popoknya dan jangan membiarkan terlalu lama karena akan membuat kulit bayi iritasi dan memerah. Selain itu amati juga feses juga air seninya karena kotoran bayi selalu menjadi tanda kondisinya
  1. Tidaklah aneh jika ibu yang baru melahirkan kurang tidur. Hal itu karena ibu harus menyusui serta menidurkan bayi yang biasa tidur 16 jam perhari dan sering bangun apalagi ketika malam hari. Ibu mesti sabar dan itu akan berhenti ketika bayi sudah berumur 2 sampai 3 minggu.
  1. Kenalilah berbagai penyakit yang biasa menyerang bayi dan cari tahu bagaimana cara mengatasinya. selain itu jagalah kondisi hati sang ibu, karena bayi akan kontak dengan ibunya. Jika ibunya kelelahan atau jengkel maka bayi pun biasanya rewel.
Share