Tingkatkan Daya Belajar dengan Memacu Indera Pendengar

Tingkatkan Daya Belajar dengan Memacu Indera Pendengar

Seperti apa situasi lingkungan belajar disekolah anak Anda? Apakah sangat riuh atau berada di tempat yang tenang ?

Mungkin kedengarannya tidak terlalu penting, tapi sebuah penelitian menunjukkan bahwa suasana (suara) sekolah dan ruang belajar anak dapat berdampak pada pembelajaran, kinerja, dan kreativitas anak.

Catherine de Lange dari BBC.com menuliskan, ada beberapa penelitian dalam kurun waktu 15 tahun ini yang menunjukkan bahwa suara memiliki efek yang bisa merugikan proses pembelajaran anak.

Salah satunya, anak-anak yang bersekolah di bawah jalur penerbangan sebuah bandara besar yang ternyata didapati hasil ujiannya sangat jelek. Demikian juga dengan suara-suara umum yang sering kita dengar, seperti sirine, aktivitas lalu-lintas, dan kebisingan yang berasal dari anak-anak sendiri.

Bridget Shield, seorang profesor akustik di London South Bank University, dan Julie Dockrell yang bekerja di Institute of Education, mengatakan, nilai ujian anak-anak itu menurun saat menyelesaikan berbagai tugas kognitif, terutama pada anak berkebutuhan khusus. “Kebisingan itu berdampak merugikan pada kinerja anak-anak, seperti dalam halberhitung, baca tulis, dan dalam ejaan,” kata Shield.

Namun ternyata, jika suara-suara “latar belakang” ini berdampak buruk pada nilai anak-anak di sekolah, Shield mengatakan, hal itu justru berdampak positif pada orang-orang yang bekerja di bidang seni atau arsitek.

Hal ini merunut pada penelitian yang diterbitkan Ravi Mehta dari College of Business di Illinois (menguji kreativitas masyarakat yang bekerja dengan suara latar belakang obrolan kedai kopi dan pengeboran konstruksi pada volume yang berbeda).

Ditemukan, para pekerja itu menjadi lebih kreatif ketika suara latar beradapada tingkat menengah dibanding volume rendah. Psikolog Dr Nick Perham dari Cardiff Metropolitan University, Inggris (mempelajari suara) mengatakan kalau hal itu masuk akal.

Pertama, suara yang tidak terlalu bervariasi pastinya tidak terlalu menarik perhatian subyek. Berbeda dengan jenis keras yang mampu mengalihkan seluruh perhatian subyek pada pekerjaannya. Itu artinya, bermanfaat atau tidaknya suara di sekitar Anda tergantung pada jenis dan volume suara itu.

“Suara medium merupakan volume terbaik untuk mendapatkan kinerja yang lebih optimal.Jadi ada baiknya, untuk meningkatkan kreativitas dalam kelas tidak ada salahnya jika guru memperdengarkan musik yang mengalun lembut,” terang Perham.

Saat ini, sudah banyak guru di seluruh dunia yang melakukan hal ini. Merekaterinspirasi dan yakin bahwa mendengar musik dapat meningkatkan IQ anak-anakdalam mengerjakan tugasnya. Salah satu jenis musik yang terbukti bisa mendongkrak otak anak adalah musik klasik. Tips Keluarga.

Share